Di belakang panggung, para pemuda itu berkumpul sejenak. Salah 1 dari mereka yang bertubuh tinggi kurus memimpin , “ ok guys! This is the time! Semua yang kita perjuangkan selama ini telah mencapai titik akhir, tapi bukan akhir yang sesungguhnya inilah saat kita untuk mempertahankan semua, so lets pray with your believe. Hope God will lead us!!”. Dan mereka memulai berdoa, seorang dari mereka yang bertubuh gempal berambut ‘gondrong’ dengan suara parau berucap “yap, its not already ended, pencapaian kita belum terpenuhi seutuhnya. Gw , lo dan mereka baru aja memulai semua..so, good luck everybody!!”.

“Don, Fad, Ar, Ndi. Makasi buat semua waktu kalian, semua usaha kalian. Akhirnya kita udah sampai ke ujung mimpi kita. I know, masi banyak yang harus kita kerjain bersama nanti, tapi gue seneng akhirnya mimpi terbesar kita udah tercapai. I don’t know what to say anymore excep a big big thanks to you all..!!”, laki – laki itupun mengakhiri perkataannya tepat sebelum salah 1 kru panggung menghampiri mereka. “SOB, 1 minutes left!!”. Mereka berlima pun saling memandang, hingga akhirnya pria yg tadi memimpin doa pun berkata dengan suara penuh semangat “inilah waktunya,lets rockin dude!!”. Dengan langkah bangga mereka berlima berjalan menuju panggung. Sang vokalis termenung dalam hatinya “this is not the real end, this is just the end where I begin….”  Dengan langkah pasti ia segera meraih micnya dan berteriak….

“INDONESIA!!!! ARE YOU READY TO ROCKKK??!!!!!!”